Case Study – 36,75 JT dalam 26 Hari

Rehat sejenak dari xsox linux player dan software certification dan lanjut ke produksi barang. Ternyata proses produksi mukena katun jepang dengan tipe Amati Tiru Modifikasi tidaklah sesulit yang dibayangkan. Diperlukan sedikit ketelitian dan modal materi untuk membeli contoh serta suplier yang bisa diandalkan sudah bisa menghasilkan produk yang oke, yang siap dijual di pasar online ataupun ke supply ke grosir terdekat.

Kali ini saya berbagi pengalaman produksi dan jual mukena katun jepang dalam 26 hari. Berikut detailnya :

Day 1
Hari ini adalah awalnya, karena belum ada produk yang akan ditiru, kita mesti pergi berbelanja. Dengan mengunjungi pusat perbelanjaan terdekat kalian bisa mendapatkan produk dengan harga terendah sekaligus informasi mengenai cara menjual ke grosir tersebut. Tugas hari ini adalah mencari info range harga, membeli beberapa contoh khususnya untuk mendapatkan setiap ukuran yang akan diproduksi dan mengenal mereka yang bergelut di bidang ini, sekaligus menawarkan supply kepada mereka terutama harga yang mereka terima pada saat kita menjual ke mereka dengan harga grosir.

Malam harinya, saya punya tiga ukuran yang biasa dipakai. Ukuran anak-anak, dewasa dan jumbo. Saya buka setiap jahitan dan disimpan baik-baik untuk proses kalkulasi bahan dan pembuatan pola.

Day 2
Kalkulasi jumlah bahan yang diperlukan, kali ini saya mendapatkan ukuran anak butuh bahan sekitar 2.5 meter, dewasa 4 meter dan jumbo 5 meter. Ukuran itu pas dengan kain yang lebarnya 150 cm dan sudah termasuk tas berikut sajadah muka. Jangan sampai salah kalkulasi bahan, karena akan membuat biaya produksi membengkak dan membuat kalian merugi sebesar-besarnya.

Lalu saya kasih pola ke tukang jahit / konveksi di dekat rumah sekaligus berbincang mengenai proses produksi dan biayanya.

Day 3
Hunting bahan, karena saya tinggal di Bandung, saya pergi ke pasar baru dan cigondewah. Dapat beberapa supplier katun yang harganya cukup oke serta punya stok yang cukup banyak. Beli beberapa meter untuk dibuat sample.

Day 4
Kembali ke konveksi, ngasih kain buat dibikin sample. Ke percetakan, bikin label disablon di atas tafetta.

Day 5
Ngga ada kegiatan.

Day 6
Bikin akun media sosial, facebook, twitter, instagram. Buat promo produk baru.

Day 7
Sample beres, hasilnya oke. Sample ini penting buat ngeliat kualitas jahitan, serta hasil jadi dari produk itu sendiri, kalo ngaco cari konveksi lain, kalo oke tinggal dilanjut ke proses berikutnya yakni produksi masal.

Day 8
Ngasih penawaran ke beberapa grosir, ngobrol bareng beberapa pemilik grosir yang kira-kira potensial buat ngambil barang produksi saya dengan membawa sampel tersebut tentu saja. Sambil bawa label di percetakan karena udah beres.

Day 9
Ngga ada kegiatan.

Day 10
Dapet 2 grosir yang pesen 100 dan 75 setel. Langsung pergi ke tempat bahan buat beli kain sesuai yang dibutuhkan + beberapa meter tambahan buat stok saya dijual sendiri. Langsung kasih ke konveksi beserta label yang akan dipasang.

Day 11, 12, 13, 14 , 15
Ngga ada kegiatan, ngecek situs gombology.

Day 16
Mukena udah jadi, totalnya saya punya 210 item. Yang 175 langsung dipack dan dikirim ke grosir hari ini juga, dapet giro mundur 2 minggu jumlahnya lumayan. Sisanya 35 setel saya photo terus upload di social media.

Day 17, 18, 19
Ngga ada kegiatan, barang sisa belum kejual.

Day 20
Bikin situs sederhana aja, pake wp, kasih photo produk dan deskripsinya. Lempar katalog di marketplace bukalapak. Pasang iklan pake adword.

Day 21
Kejual 2 biji, pasang iklan lagi.

Day 22,23,24,25,26
Kejual beberapa biji tiap hari dan di hari ke 26 udah abis stoknya.

Ada beberapa detail yang sengaja tidak ditampilkan, seperti harga kain, nama grosir dan penawarannya, merek, nama konveksi, sosial media, situs, promosi iklan dan lainnya. Untuk melindungi privasi saya dan juga menjaga persaingan supaya tetap terjaga. Kalian harus mencarinya sendiri untuk mendapatkan kecocokan dari setiap detail, untuk mendapatkan profit maksimal.

Jika ditotal biaya yang saya keluarkan (Produksi, ongkos, situs dan iklan
Rp. 26.104.500,-
Menghasilkan pendapatan kotor (penjualan produk)
Rp. 36.750.000,-

NET – Profit Rp. 10.645.500,-

Not bad ya, buat kerja santai dalam 26 hari. Case study lainnya Bitscribe : Mukena Katun Jepang dropship dengan marketplace terkemuka.
Serta untuk Australian citizen atau kamu yang tinggal disana di daerah Frankston dan berbahasa English.